Senin
Potensi Bumi Parahyangan
Salah satu keindahan yang ada adalah kontur dan tempat-tempat wisata yang ada di Garut. Memang jika dibandingkan dengan peta wisata Jawa Barat lainnya objek wisata yang ada di Garut belum sepopuler Puncak, Pantai Carita, Tangkuban Perahu atau Anak Kerakatau. Objek wisata garut memang belum didandani. Ibarat gadis manis yang belum dirias dan belum mau menampakan keanggunan dan kecantikannya. Namun jika sudah objek wisata yang ada di kabupaten Garut ini sudah didandani dan diolah sedemikian rupa sehingga tidak mustahil jika ketenaran objek wisata Garut dapat mengalahkan objek wisata yang lainnya yang ada di bumi Parahyangan ini. Hal ini sangat mungkin karena Garut sangat potensial dengan banyaknya objek pariwisata dengan berbagai keunggulannya terutama keindahan panorama alamnya.Kesemuanya itu bergantung pada kesigapan pemda dan masyarakat daerah itu sendiri.
Objek wisata di Garut dapat digolongkan dalam tiga kategori yaitu wisata alam, wisata olah raga dan wisata bersejarah. Wisata alam yang ada di garut antara lain : Gunung Papandayan, Situ Bagendit, Situ Cangkuang, Pantai Sayang Heulang, Talaga Bodas, Kamojang, Hutan Sampang, Rancabuaya dan objek wisata lain yang mungkin belum terolah. Wisata olah raga meliputi : Cipanas yang menyediakan kolam renang dengan sumber air panasnya, Ngamplang dengan pemandangan alam yang bagus dan terdapat lapangan golf serta Sampireun yang sangat menawan di sini tersedia medan untuk arung jeram. Sedangkan wisata sejarah menunjukan bahwa di bumi Garut dulunya terdapat sebuah peradaban yang sempat mengalami kejayaan. Banyak tempat-tempat bersejarah peninggalan tempo dulu. Wisata sejarah yang ada di Garut antara lain : situs makam-makam kuno, Candi Cangkuang dan benda-benda pusaka yang terdapat di Ciburuy.(wahyu)
Minggu
Goa Jepang di Garut Selatan
Peninggalan Jepang di Indonesia itu ternyata banyak, Jepang memasuki Indonesia dari berbagai penjuru tanah air. Sayapun tidak menyangka di ujung selatan Kota Garut terdapat sebuah peninggalan Jepang yaitu Goa Jepang. Sebelumnya terdapat beberapa peninggalan Belanda yaitu Bunker-bunker pertahanan, garasi pesawat terbang dan pelabuhan di Cilauteureun yang kini menjadi pusat peluncuran roket di bawah pengelolaan LAPAN.
Tinggalkan saja cerita Belanda yang membangun salahsatu pelabuhan lepas pantainya di Garut Selatan ini, kita coba melihat salah satu peninggalan Jepang yaitu Goa. Goa yang saya kunjungi terletak sangat tersembunyi, goa ini berada di kebun milik penduduk setempat. Berada di sebuah lembah diantara dua bukit bernama Puncak Munasim. Goa di lembah ini ada 4, salah satunya menjadi sarang kelelawar dan sumber mata air bagi penduduk Cikopo. Goa ini tidak terlalu dalam, kedalamannya paling panjang sekitar 10 meter.
Dari cerita rakyat setempat, goa ini adalah tempat persembunyian tentara Jepang dari serbuan udara pasukan Belanda. Goa ini dibangun oleh romusha, dengan sistem kerja paksa. Saya bersyukur bisa mengunjungi keempat goa ini. Lokasinya memang jauh dari Kota Kabupaten Garut, sekitar 99 Km ke arah selatan, ditempuh dengan perjalanan sekitar 2-3 jam.
