Selasa

Juru Kunci Gunung Merapi, Mbah Maridjan Meninggal

uru kunci (kuncen) Gunung Merapi Mbah Maridjan ditemukan tim SAR Yogyakarta telah meninggal dunia. Baju yang biasa dikenakannya mencari ciri kuat bahwa jasad yang penuh luka bakar itu adalah tokoh yang disegani di Merapi tersebut.

"Tubuhnya sudah mengalami luka bakar," kata anggota Tim SAR, Suseno, saat ditemui di RS Sardjito, Sleman, Yogyakarta, Rabu (27/10/2010).

Tim SAR memeriksa rumah Mbah Maridjan yang hangus dan dipenuhi abu putih sekitar pukul 05.00 WIB. Saat ditemukan, petugas langsung mengenali fisik Mbah Maridjan.

"Dari pakaiannya bisa dikenali, dan kondisi pakaiannya sobek-sobek," terang Suseno. Baju yang dikenakan pria kelahiran 1927 adalah batik.

Tim evakuasi yang turun pada pagi ini adalah tim yang kedua. Sebelumnya pada Senin (26/10) malam tim tidak sampai memeriksa ke dalam rumah. Tim segera turun mengingat kondisi gelap.

Wakil Bupati Sleman Yuni Satia Rahayu pun sebelumnya mendapatkan kabar bahwa Mbah Maridjan meninggal dunia karena ada jenazah yang mirip dengan pembantu setia (alm) Sultan HB IX itu. Kabar terbaru ini berarti juga meluruskan informasi yang berkembang sebelumnya bahwa pria bergelar Raden Ngabehi Surakso Hargo itu telah diselamatkan dalam kondisi lemas semalam.

Rabu

Mobil Toyota Mobil Keluarga Terbaik

Saat Ini Mobil Toyota Sedang Mengadakan Kontes Seo Award 2010 Dengan Kata Kunci Mobil Keluarga Ideal Terbaik Indonesia.
Toyota menggungguli 15 merek --yang memasarkan kendaraan penumpang di Indonesia-- dalam indeks kepuasan penjualan (sales satisfaction index) yang disurvei JD Power Asia Pacific selama periode April-Agustus 2010 terhadap 2.352 pelanggan.

"Toyota tampak sangat fokus pada kepuasan pelanggan dan itu kelihatan hasilnya," kata Managing Director JD Power Asia Pacific, Gerrit Kuyntjes di Jakarta, Senin (11/10).

Ia menjelaskan, ada tujuh faktor yang disurvei untuk menentukan "sales satisfaction index" (SSI), yaitu proses pengiriman, waktu pengiriman, transaksi, fasilitas dealer, tenaga penjualan, penanganan dokumen dan inisiasi penjualan.

Gerrit mengatakan, Toyota meraih nilai tertinggi untuk proses pengiriman, waktu pengiriman, transaksi, fasilitas dealer dan penanganan dokumen. Sedangkan untuk inisiasi penjualan dan tenaga penjualan di bawah merek lain.

Namun secara keseluruhan, Toyota unggul dengan nilai rata-rata 778, di atas Nissan (776), Mitsubishi (774), dan rata-rata industri mobil (771). "Konsumen di Indonesia ternyata sangat mengutamakan proses pengiriman, karena sekitar 50 persen konsumen merupakan konsumen (mobil) pertama. Semakin bagus proses pengiriman, pelanggan semakin loyal," ujarnya.

Selain memperoleh penghargaan sebagai nomor satu dalam SSI, tahun ini Toyota di bawah keagenan PT Toyota Astra Motor (TAM) juga meraih penghargaan yang sama tahun ini untuk indeks kepuasan pelanggan (Customer Satisfaction Index). Hal itu, lanjut dia, kedua kalinya Toyota mendapat dua gelar sekaligus setelah tahun 2007.

"Toyota senantiasa serius dalam meningkatkan layanan bagi pelanggan. Bukan hal yang mudah untuk terus mempertahankan kepercayaan dan kepuasan pelanggan dengan varian produk dan layanan terlengkap, serta jaringan terluas di Indonesia," ujar Presdir TAM Johnny Darmawan.

Apalagi, lanjut dia, persaingan penjualan mobil di Indonesia sangat rumit, dibandingkan Thailand, karena banyak merek memperebutkan pasar domestik, baik di kendaraan penumpang maupun kendaraan niaga.

Direktur Pemasaran Joko Trisanyoto, bertekad akan terus memperbaiki nilai SSI maupun CSI. "Masih ada angka 1000 untuk meraih nilai sempurna. Namun untuk ke tahap itu, setidaknya melewati angka 800 dulu (target kami)," katanya.

Terkait dengan penghargaan JD Power tersebut, TAM memberi penghargaan kepada dealer Toyota yang berdasarkan survei lembaga riset dari Amerika Serikat, meraih angka di atas rata-rata nilai SSI Toyota (800) yaitu New Ratna dari Jawa Tengah dan Auto 2000 dari Jawa Barat.